Tips Sukses Menghadapi Wawancara Kerja / Interview

Salah satu hal yang sering kali dipersiapkan oleh pelamar kerja adalah tips wawancara kerja. Hal ini sangat penting untuk dipersiapkan karena akan menjadi salah satu pertimbangan apakah seseorang bisa diterima di tempat kerja tersebut atau justru sebaliknya. Dengan adanya tips ini maka seseorang akan bisa mengikuti tahap yang satu ini secara optimal.

Ada beberapa hal yang juga penting untuk dipersiapkan sekaligus dikuasai, sehingga pada saat wawancara dilangsungkan si pelamar kerja bisa menjawabnya dengan lugas dan tepat.

Tahapan Melamar Kerja

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, tips wawancara kerja menjadi salah satu hal penting untuk para pelamarnya. Siapa pun akan berusaha untuk mempersiapkan diri sebelum mengikuti wawancara. Di dalam sesi wawancara sendiri nantinya akan ada banyak hal yang bisa jadi ditanyakan atau diminta di luar dugaan. Maka, persiapan ini sangat penting dilakukan.

Seseorang yang melamar kerja tentu saja nantinya akan mengikuti beberapa tahap yang menjadi prosedurnya. Setiap peserta akan mencapai sejumlah tahap yang berbeda, tergantung dengan keputusan dari pihak kantor yang membuka lowongan kerja tersebut.

Berikut beberapa tahap dalam melamar kerja yang bisa Anda ketahui.

a. Membuat Surat Lamaran Kerja

Langkah awal dari melamar kerja adalah membuat surat lamaran kerja, daftar riwayat hidup, dan beberapa data penting lain sesuai ketentuan. Jika sudah, Anda bisa mengirimnya ke tempat yang membuka lowongan pekerjaan.

b. Review dari HRD

Anda perlu menunggu review dari pihak HRD. Pada umumnya proses ini membutuhkan waktu selama 2 minggu. Tetapi jika perusahaan membutuhkan kandidat cepat, prosesnya bisa menghabiskan waktu kurang dari 2 minggu.

c. Interview atau wawancara

Jika CV yang Anda kirim lolos, maka akan ada proses wawancara. Anda bisa menyiapkan tips wawancara kerja. Proses wawancara ini bisa berbeda-beda, tergantung dengan kebijakan dan kebutuhan perusahaan.

d. Psikotes

Psikotes dilakukan dengan alokasi waktu yang berbeda-beda, sesuai dengan kebutuhan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui potensi dan dinamika kepribadian calon kandidat yang mengikuti tes sebelum diterima atau justru sebaliknya.

e. Reference check

Pada umumnya pihak HRD akan meminta referensi untuk mengetahui seperti apa kandidat yang akan diterima. Hal ini biasanya dilakukan dengan cara menghubungi rekan kerja seseorang sebelumnya.

f. Kesiapan kerja

Jika proses wawancara berjalan lancar, maka pihak pewawancara akan menanyakan kesiapan calon kandidatnya untuk bekerja.

g. Gaji yang diharapkan dan negosiasi

Biasanya pihak HRD akan menanyakan gaji yang diharapkan oleh kandidat karyawan yang diwawancarai. Biasanya juga akan ada negosiasi dalam hal ini. sebelumnya, pastikan Anda mengetahui standar gaji yang sesuai.

h. Surat penawaran

Jika semua tahapan di atas berhasil dilewati, maka akan ada surat penawaran. Surat ini menandakan bahwa seseorang sudah diterima bekerja di tempat yang dilamar.

Tips wawancara kerja yang harus dilakukan

                Pada umumnya siapa pun pasti akan mempersiapkan segala hal sebelum melakukan wawancara. Adapun beberapa hal dibawah ini sangat penting untuk diketahui mengingat biasanya setiap wawancara kerja tak kan terlepas dari beberapa hal dibawah ini.

Berikut ini beberapa persiapan bisa yang bisa Anda siapkan sebelum mengikuti proses wawancara kerja.

a. Menjawab pertanyaan

Menjawab pertanyaan yang diajukan pewawancara adalah satu hal penting dalam tahap persiapan. Anda bisa mencari beberapa contoh pertanyaan yang pada umumnya akan diberikan. Di samping itu Anda juga perlu belajar untuk menjawab dengan yakin dan tak berbelit, sehingga akan memberi kesan positif.

b. Memperkenalkan diri

Tips wawancara kerja berikutnya adalah berlatih untuk memperkenalkan diri. Hal yang satu ini sangat penting untuk dilakukan, sebab perkenalan diri adalah salah satu bagian dari wawancara. Pastikan Anda tak ragu dan tetap tenang. Anda bisa berlatih di depan cermin untuk melakukan hal ini.

c. Pahami posisi yang dilamar

Memahami seperti apa posisi yang dilamar adalah hal penting. Jika seseorang tak paham dengan posisi yang dilamar, maka hal ini belum tentu bisa membuatnya sesuai dengan kualifikasi perusahaan. Jika Anda memahami posisi yang akan dilamar dan memiliki alasan jelas, maka ini memberi peluang untuk diterima.

d. Cara berpakaian

Cara berpakaian adalah tips wawancara kerja yang tak boleh Anda lewatkan begitu saja. Cara berpakaian akan mencerminkan karakter seseorang. Pastikan Anda mengenakan pakaian rapi dan formal. Jika ingin berdandan, pastikan riasan yang Anda terapkan tak berlebihan, sehingga akan memberi kesan menor.

e. Perhatikan Waktu

Jika membahas tips wawancara kerja, maka waktu juga menjadi salah satu poin penting yang wajib Anda persiapkan. Pastikan Anda datang tak terlambat. Sebisa mungkin 15 sampai 30 menit sebelum wawancara dimulai Anda sudah datang. Pewawancara akan mencoret nama kandidat yang terlambat, sebab dalam bekerja kedisiplinan adalah hal utama.

Contoh saat menjawab pertanyaan saat wawancara kerja

Selain menerapkan tips wawancara kerja diatas, ada baiknya tiap orang mempersiapkan diri dengan bekal tanya jawab pertanyaan ketika wawancara kerja. Ketika wawancara pastilah selalu diajukan pertanyaan dimana jawaban ini menjadi landasar bagi HRD untuk memertimbangkan diterima atau tidaknya Anda. Jawaban yang tepat akan menambah kemungkinan pewawancara merasa tertarik dengan Anda, sehingga kualifikasi posisi pun bisa dipenuhi.

Dalam artikel yang membahas tips wawancara kerja ini juga kami ulas beberapa contoh jawaban yang bisa digunakan untuk menjawab pertanyaan ketika sesi wawancara. Tentu ini akan memberi kemudahan bagi Anda untuk mendapat gambaran tentang bagaimana jawaban yang baik untuk diberikan pada saat wawancara kerja berlangsung. Ini dia beberapa contohnya:

a. Ceritakan diri Anda!

Nama saya … Saya alumni (jurusan) dari (nama universitas). Sekarang saya bekerja di … sebagai … Saya bekerja di sana sejak tahun …

b. Selain pendidikan formal, apa Anda memiliki keahlian lain?

Ya. Pada saya bisa berbahasa Inggris. Saya juga pernah mengikuti pelatihan … di tahun …

c. Apa makna pekerjaan untuk Anda?

Bagi saja, pekerjaan tak semata-mata untuk mencari uang. Akan tetapi bagaimana saya dapat melakukan hal terbaik, sehingga bisa memberi kontribusi untuk perusahaan.

e. Apa kelebihan dan kekurangan Anda?

Kelebihan saya adalah cepat belajar, pekerja keras, dan jujur. Kelemahan saya adalah mudah lupa. Akan tetapi saya berusaha mengatasinya dengan mencatat segala hal penting yang berhubungan dengan pekerjaan di buku saku.

f. Apakah Anda lebih senang bekerja sendiri atau dengan tim?

Tergantung dengan pekerjaan yang harus saya selesaikan. Saya lebih senang bekerja sendiri, namun juga bisa bekerja dengan tim.

                Itulah beberapa hal penting ketika Anda mendapat panggilan wawancara. Pastikan untuk menerapkan tips wawancara kerja diatas dan maksimalkan pengetahuan Anda tentang perusahaan yang Anda tuju. Persiapkan segala hal dari jauh-jauh hari agar ketika Anda mendapat panggilan wawancara, Anda sudah siap dan bisa lebih optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *